METODE FARMAKOLOGI 5

        Skrining Virtual merupakan metode yang digunakan untuk menyeleksi suatu senyawa secara komputasi (cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritme) dari suatu database untuk menemukan obat baru menggunakan bantuan program komputer yang bertujuan untuk menemukan dan mengidentifikasi senyawa baru dan mempunyai aktivitas yang potensi terhadap target yang dituju.

        Salah satu tanaman herbal yang telah diteliti terkait potensinya sebagai agen antivirus adalah teh hijau (Camellia sinensis) yang mengandung katekin. Secara umum, senyawa katekin mampu memberikan aktivitas penghambatan terhadap spike dari SARS CoV-2 tanpa efek toksik yang serius. 

Link Video Metode Farmakologi 5

Komentar

  1. Pada metode docking dikatakan baik jika nilai RMSD-nya lebih kecil atau sama dengan 2,5. Jika nilai RMSD yang diperoleh lebih besa maka metode tidak dapat dipercaya. Hal apa yang terjadi jika nilai lebih dari 2,5 sehingga membuat metode tersebut tidak daat dipercaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika nilai RMSD pada metode docking lebih besar dari 2,5 maka hasilnya dianggap tidak dapat dipercaya, karena nilai RMSD yang besar menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara struktur prediksi dan eksperimental. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti :
      1. Kurang akuratnya model struktur molekul yang digunakan dalam perhitungan docking, 2. Kualitas data eksperimental yang digunakan sebagai acuan dalam perhitungan RMSD kurang baik
      3. Ketidak tepatan metode perhitungan docking
      Oleh karena itu, nilai RMSD yang besar menunjukkan bahwa metode docking yang digunakan tidak dapat diandalkan dalam memprediksi interaksi antara kedua molekul tersebut.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIMIA MEDISINAL 14

KIMIA MEDISINAL 12