KIMIA MEDISINAL 5
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit
menular yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis biasanya
menyerang paru, tetapi dapat juga menyerang organ selain paru. Salah satu obat yang dapat digunakan sebagai terapi tuberkulosis, yaitu isoniazid.
Isoniazid (INH) merupakan obat
terapi TB yang ideal dengan sifat esensial yaitu sangat efektif, cukup spesifik
dalam melawan basil tuberculum, toksisitas minimal dan tidak mahal. Diindikasikan
untuk terapi pada semua tuberkulosis aktif, yang disebabkan kuman yang peka dan
untuk profilaksis orang berisiko tinggi mendapatkan infeksi. Dapat digunakan
tunggal atau bersama-sama dengan
antituberkulosis lain.
Isoniazid (INH) merupakan salah satu anti tuberkulosis lini pertama yang penting. Mycobacterium tuberculosis sangat peka terhadap INH. tuberculosis sebagai prodrug dengan berdifusi secara pasif, mengenai hal itu terdapat jurnal terkait yang membahas pemaparan anda dimana karakteristik M. tuberculosis yang terpapar oleh INH dilihat dari morfologi dinding sel, pengecatan Ziehl Neelsen, dan jumlah koloni yang tumbuh untuk mengetahui dampak dari INH terhadap terjadinya perubahan karakteristik secara fenotip. lalu bagaimana secara spesifik dikatakan isoniazid berkerja dengan sifat bakterisid terhadap organisme Mycobacterium tuberculosis yang aktif bertumbuh secara intraseluler dan ekstraseluler??
BalasHapusSecara spesifik isoniazid dikatakan bekerja dengan sifat bakterisid terhadap organisme Mycobacterium tuberculosis yang aktif bertumbuh secara intraseluler dan ekstraseluler, yaitu
BalasHapusINH bekerja dengan menghambat enzim InhA, yang diperlukan oleh MTB untuk sintesis asam mycolic (komponen penting dari dinding sel bakteri). Dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri, INH akan merusak dinding sel, kemudian menghambat pertumbuhan dan reproduksi MTB.
Selain itu, INH juga mempengaruhi metabolisme seluler MTB dengan menekan produksi NAD (sebuah koenzim untuk proses metabolisme seluler penting) sehingga INH akan menghambat fungsi seluler MTB dan mempercepat pembunuhan bakteri.
Dalam hal ini, INH dikatakan memiliki sifat bakterisid terhadap MTB yang aktif bertumbuh secara intraseluler dan ekstraseluler karena kemampuannya untuk menghambat sintesis dinding sel dan metabolisme seluler MTB, yang menyebabkan kematian bakteri.