KIMIA MEDISINAL 10

    Sifat fisikokimia berupa data berat molekul, koefisien partisi oktanol-air, jumlah akseptor ikatan hidrogen, jumlah donor ikatan hidrogen, dan topological surface area (TPSA) digunakan untuk evaluasi drug-likeness berdasarkan aturan Lipinski.

    Aturan Lipinski merupakan aturan yang dibuat untuk memudahkan dalam menentukan suatu molekul atau senyawa dengan mengidentifikasi obat dengan melihat sifat permeabilitas dan absorpsinya. Obat diharapkan mampu mencapai target agar senyawa aktif yang terdapat dalam obat dapat berinteraksi baik dalam tubuh. 

KIMIA MEDISINAL 10

Komentar

  1. pada jurnal yang anda kemukakan , dimana anda fokus pada Meciadanol adalah katekin dengan
    struktur flavanol yang termetilasi pada posisi C3 . diduga juga berperan dalam penurunan nilai afinitas ikatan. bagaimana hal tersebut masih bisa memenuhi aturan lipsinki?

    BalasHapus
  2. Meciadanol memiliki struktur flavanol yang termetilasi pada posisi C3, yang mungkin mempengaruhi afinitas ikatan dan aktivitas biologisnya yang tidak secara langsung mempengaruhi syarat aturan Lipinski. Aturan Lipinski lebih fokus pada sifat fisikokimia senyawa yang berhubungan dengan kemampuan senyawa untuk diserap, didistribusikan, metabolisasi, dan diekskresikan(ADME) dalam tubuh. Jadi, meskipun meciadanol memiliki modifikasi pada strukturnya yang mempengaruhi afinitas ikatan, hal itu tidak menghalangi senyawa tersebut untuk memenuhi kriteria aturan Lipinski.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIMIA MEDISINAL 14

KIMIA MEDISINAL 12

METODE FARMAKOLOGI 5